logo logo

Portal media terdepan yang menyajikan informasi terkini seputar dunia teknologi, gadget, dan inovasi digital di Indonesia.

Sentral Media

Langganan Update Teknologi

Dapatkan rangkuman berita mingguan langsung ke email Anda.

Daftar Newsletter

Surabaya, Indonesia

Kota Surabaya, Jawa Timur

Email: redaksi@sentralmediateknologi.id

Frontend & Ui/Ux

Flexbox Wrapping & Align-Content.

avatar
Super Administrator

SentralMediaTeknologi.id


  • 25 Apr 2026
  • 16:39 WIB
Css3
Css3 (Foto: Text Formatting: Text-Align, Text-Decoration, Text-Transform, Letter-Spacing.)

 


Flexbox Wrapping & Align-Content: Mengelola Multi-Baris

Saat jumlah elemen anak terlalu banyak untuk satu baris, kita perlu memberi tahu kontainer induk bagaimana cara menangani "tumpahan" elemen tersebut.

1. Flex-Wrap (Perpindahan Baris)

Properti ini menentukan apakah elemen anak dipaksa dalam satu baris atau diizinkan untuk turun ke baris berikutnya.

  • nowrap (Default): Semua elemen dipaksa dalam satu baris. Ini bisa menyebabkan elemen menyusut secara paksa atau meluap.

  • wrap: Elemen akan turun ke baris baru jika ruang pada baris pertama sudah habis.

  • wrap-reverse: Elemen akan berpindah ke baris baru, namun urutan barisnya dibalik (baris baru muncul di atas baris lama).


2. Align-Content (Perataan Antar Baris)

Penting: Properti ini hanya berfungsi jika flex-wrap: wrap (atau wrap-reverse) aktif dan terdapat lebih dari satu baris elemen. align-content mengatur distribusi ruang di antara baris-baris tersebut pada Cross Axis.

  • flex-start: Baris-baris dikumpulkan di awal kontainer.

  • flex-end: Baris-baris dikumpulkan di akhir kontainer.

  • center: Baris-baris dikumpulkan di tengah kontainer.

  • space-between: Jarak maksimal di antara baris, baris pertama di atas dan terakhir di bawah.

  • space-around: Jarak yang sama di sekeliling setiap baris.

  • stretch (Default): Baris akan meregang untuk menghabiskan sisa ruang yang ada.


3. Perbedaan Align-Items vs Align-Content

Seringkali pengem bang pemula bingung antara keduanya. Berikut cara mudah membedakannya:

  • align-items: Mengatur bagaimana elemen sejajar di dalam baris mereka masing-masing. (Berlaku bahkan untuk satu baris).

  • align-content: Mengatur bagaimana baris-baris tersebut sejajar satu sama lain di dalam kontainer. (Hanya berlaku untuk multi-baris).


Tutorial: Membuat Galeri Kartu yang Fleksibel

Mari kita terapkan pada daftar kategori berita di SatuMedia (riwara.id) agar tampilannya rapi saat dibuka di layar kecil.

Struktur HTML

HTML
<div class="category-wrapper"> <div class="tag">Politikdiv> <div class="tag">Teknologidiv> <div class="tag">Ekonomidiv> <div class="tag">Hiburandiv> <div class="tag">Olahragadiv> <div class="tag">Kesehatandiv>
div>

Kode CSS

CSS
.category-wrapper { display: flex; flex-wrap: wrap; /* Izinkan tag turun ke baris baru */ height: 300px; /* Tinggi ditentukan untuk melihat efek align-content */ align-content: space-around; /* Memberi jarak antar baris tag */ justify-content: center; background-color: #f0f4f8; padding: 20px;
} .tag { background-color: #3498db; color: white; padding: 10px 20px; border-radius: 20px; margin: 5px; /* Bisa juga menggunakan gap pada parent */
}


Tips Pro untuk Developer

  1. Gunakan untuk Desain Responsif: flex-wrap: wrap adalah sahabat t erbaik untuk membuat grid tanpa media query. Gabungkan dengan flex-grow agar elemen memenuhi baris secara otomatis.

  2. Hapus Tinggi Statis: Pada banyak kasus nyata, kita jarang memberikan height tetap pada kontainer. Jika kontainer tidak memiliki tinggi tetap, align-content tidak akan terlihat efeknya karena kontainer akan selalu menyesuaikan tingginya dengan konten.

  3. Kombinasi dengan Gap: Sejak adanya properti gap, mengatur jarak antar baris menjadi jauh lebih mudah daripada menggunakan margin pada tiap item saat melakukan wrapping.

Stories

avatar

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.


Bagikan artikel ini

Stay Connected